One Riezt



Top Rekomendasi - Tips Cepat Mengetik Dengan 10 Jari. Bayangkan bila kamu harus menyelesaikan setumpuk ketikan sedang cara mengetik kamu masih mengandalkan 11 jari alias 2 jari telunjuk. Sudah pegal, makan waktu lama pula. Paling yang ada dalam pikiran membawa setumpuk ketikan itu ke rental komputer. Tinggal bayar sekian ribu dan selesai. Biarpun harus mengeluarkan krocek untuk jasa ketik, yang penting tugas selesai.
Tips Cepat Mengetik Dengan 10 Jari
Itu artinya kamu termasuk orang yang malas. Pengenya terima beres.. Padahal jika kamu ingin mempelajarinya, mengetik bakal menjadi pekerjaan yang menyenangkan. Yup…seperti pengalaman saya dulu. Melihat temen yang mengetiknya cepet banget 10 jari, jadi termotivasi buat ngalahinnya. Akhirnya saya tekad pelajarinya. Harus bisa, terbukti ga sampai 1 minggu saya sudah hapal posisi huruf2 keyboard dan ngetik tanpa harus melihat keyboad lagi, hanya melihat buku yang ingin diketik, monitorpun hanya dilirik sekali2. Karena begitu kita sudah terbiasa ngetik 10 jari, ketika ada kesalahan, reflek tau walaupun ga liat monitor.
 Nah bagaimana tips cepatnya mengetik dengan 10 jari? Coba perhatikan tips di bawah ini..
Tips Cepat Cara Mengetik dengan 10 Jari
Tips Cepat Mengetik Dengan 10 Jari
Tempat yg harus di tempati oleh jari2 kita adalah:

1 Dari kelingking sampai dengan telunjuk tangan kiri,,berturut-turut ditempatkan pada tuts A S D F
2. Dari telunjuk sampai dengan kelingking tangan kanan,,berturut- turut ditempatkan pada J K L
3. Tuts G dan H dikosongkan ,,karena tuts ini sebagai basis control penempatan jari qta..
4. Kedua ibu jari kita letakkan pada bilah spasi…

langkah pertama ini sebagai letak posisi jari kita ketika sedang dlam keadaan siaga..

Langkah selanjutnya adalah pembagian tugas dr stiap jri2 qta..

Banyak sumber yg mengatakan stiap jari2 kita mempunyai tugas pada tuts tertentu..agar jari2 qta tau tugasnya msing2 ketika akan mengetik.. Jangan sampe ada monopoli tugas..alias semua tuts hanya dilakukan oleh satu jari..Sudah paten untuk kenyamanan saat menekan tuts.
Tugas-Tugas Jari Untuk Mengetik 10 Jari

Inilah tugas dari jari-jari kita:

Tangan kiri :
Kelingking : QA
Jari manis : WSZ
Jari tengah : EDX
Jari telunjuk : RTFGCV
Ibu jari : bilah spasi

Tangan kanan :
Kelingking : P ; .
Jari manis : O L ,
Jari tengah : I K M
Jari telunjuk : Y U H J B N
Ibu jari : bilah spasi
One Riezt



Saat pertama kali membuat blog ini, kesibukan utama selain menulis artikel adalah belajar dan mencari widget apa yang bagus untuk dipasang di blog kesayangan. Kegiatan ini ternyata cukup memakan waktu karena harus mencari dan terus mencari di search engine, dan sampai akhirnya beberapa widget sudah terpasang di blog ini . Sebetulnya apakah widget itu mungkin menjadi pertanyaan umum yang melanda kita saat pertama kali berkenalan dengan dunia blog. Widget  merupakan sebuah elemen yang berguna dan mudah digunakan baik yang telah disediakan oleh penyedia layanan blog yang Anda gunakan maupun berasal dari third party atau pihak ketiga.
Penggunaan serta pemasangan widget telah sangat dimudahkan oleh pihak-pihak penyedia layanan, sehingga yang Anda perlukan biasanya hanya mendaftar atau bahkan ada yang tidak perlu mendaftar sama sekali, cukup mengcopy script yang telah disediakan dalam element blog Anda.  Dari hasil surfing mengenai widget-widget  yang saat ini marak digunakan, berikut ini adalah daftar 58 widget pilihan untuk mempercantik tampilan blog Anda.

1. MyBlogLog’s Recent Readers -  Widget ini memperlihatkan avatar dari para pengunjung blog Anda. Dan dengan kepopuleran widget satu ini sampai-sampai manajemen MyBloglog mampu meyakinkan Yahoo  untuk membeli sahamnya., yang Anda perlukan untuk mendapat widget ini adalah mempunyai account yahoo.

2. Mashable – Widget ini menyediakan semacam newsreel (headline news) dalam element blogger yang memberikan cuplikan berita/postingan dari sosial networking. Bedanya ada pilihan warna untuk disesuaikan dengan layout blog Anda.

3. Headline News – Seperti widget mashable, widget ini pun menampilkan cuplikan headline berita dari situs-situs di seluruh penjuru dunia.

4. Flickr Flash Photo Stream Badge – Widget ini menampilkan photo-photo dari profil flickr Anda secara berurutan dan dengan sentuhan flash. Flickr merupakan bagian dari yahoo jadi untuk mendapatkan widget ini Anda memerlukan account yahoo seperti pada widget MyBlogLog di atas.

5. Preview Anywhere – sudah cukup terkenal juga nama snapshots bagi pengguna blogger bahkan untuk wordpress widget ini menjadi rekomendasi khusus dalam dashbord admin penggunanya. Fungsinya untuk melihat preview link keluar dengan tampilan popup yang tidak terlalu besar ketika pengunjung mengarahkan mouse pada teks atau banner yang “mengandung” link.

6. Twitter Badge – Jika dalam keseharian hidup Anda banyak hal-hal menarik dan begitu penuh warna dengan segudang aktifitas serta ingin agar orang lain tahu dan menampilkan cuplikan kalimat-kalimat pendek *satu paragraf misalnya* (140 karakter) Anda sedang melakukan kegiatan ini, Anda sedang berada dimana, Anda sedang bersama siapa, Anda sedang, sedang, dan sedang lainnya…. Maka widget ini cocok untuk dipasang pada blog Anda. Daripada bikin sendiri element blogger/wordpress *secara manual* menuliskan teks sebagai pesan kepada pengunjung blog Anda bahwa Anda sedang ini-itu, saya sarankan lebih baik menggunakan widget ini. Widget ini akan menampilkan “tweet” terbaru Anda.

7. Digg News – Widget ini manampilkan Link terakhir yang masuk ke Digg sebuah social bookmarking yang sudah Pilihan theme dan warna mudah untuk Anda atur agar sesuai dengan template blog Anda.

8. FEEDJIT – Widget ini paling wuenak diantara widget lainnya, misalkan kalo kita lagi cape, lesu, sendi-sendi lagi nggak enak, otot kaku, badan pegal, masuk angin… maka suruh aja si mbok untuk feedjit *oooh itu pijit ya* heuheu. Feedjit merupakan layanan real time traffic pada blog Anda. Ada empat pilihan widget Feedjit yang bisa Anda gunakan, silahkan kunjungi saja Feedjit dan lihat empat widget apa saja yang tersedia.

9. LineBuzz – Komentar dalam widget inline untuk Blog Anda. Widget ini sangat berguna bagi blog yang memiliki frekuensi di atas 900 Mhz tinggi dalam menerima komentar, sehingga memudahkan berkomentar jika terjadi diskusi yang berkepanjangan

10. Flixn – Jika kompi atau laptop Anda terpasang webcam, maka widget ini bisa digunakan untuk memperlihatkan ekspresi  Anda langsung melalui blog Anda . Jadi pengunjung blog tidak hanya membaca postingan Anda tapi bisa menyaksikan “konser” Anda didepan monitor, mirip webcam yahoo.

11. 3Jam – Widget ini memudahkan pengunjung blog untuk berinteraksi dengan Anda dengan mengirimkan SMS pada henpun Anda tanpa mereka tahu nomor HP Anda.

12. Jaxtr – Seperti halnya widget 3jam di atas, dengan menggunakan widget Jaxtr ini, pengunjung blog bisa menghubungi HP Anda tanpa mereka tahu nomor HP Anda. nomor HP Anda dijamin kerahasiaannya

13. LinkedInABox – Menampilkan profile Anda di LinkedIn. Dan widget ini sangat cocok untuk blog personal.

14. Box Widget – Dengan widget ini, memudahkan pengunjung blog Anda untuk mengupload file ke tempat penyimpanan online box.net melalui widget box.net pada blog Anda.

15. Price of gas – Menampilkan harga bahan bakar kendaraan bermotor secara online (US$), kalo di Indonesia mungkin seperti harga Bensin premium, pertamax dan solar. “sangat cocok” untuk pengunjung blog Anda yang mobilitasnya tinggi. terasa aneh tapi kalo blog Anda memang membahas masalah gas bumi, bahan bakar dan yang sejenis maka widget ini sangat cocok, lagian tidak perlu mendaftar hanya mengcopas scrift yang disediakan Gas-Cost.Net.

16. iBegin Weather Widget – Menampilkan laporan cuaca untuk wilayah Kanada dan Amerika. Seperti widget Price of Gas di atas widget ini hanya cocok untuk blog yang memang membahas masalah yang sama.

17. ClockLink – Sepertinya widget ini yang paling banyak diminati dan digunakan para blogger yang peduli dengan manajemen waktu *ekhm* seperti namanya clock, widget ini menampilkan petunjuk waktu atau jam pada blog Anda.

18. Film Loops – Menampilkan kesimpulan filem terakhir yang Anda tonton melalui account FilmLoops Anda.

19. Daily Painters – Widget ini sangat cocok bagi Anda yang berjiwa seni tinggi karena widget ini menampilkan lukisan-lukisan dari pelukis terkenal di dunia.

20. WhoLinked – Memperlihatkan kepada pengunjung blog Anda situs-situs yang telah melink pada blog Anda. tidak perlu mengupdate karena WhoLinked ini secara teratur mengupdate sendiri web/blog yang melink blog Anda.

21. Criteo AutoRoll – Widget ini memperlihatkan link menuju blog-blog yang sehaluan dengan blog Anda.

22. Calender – Berbeda dengan wordpress yang sudah mempunyai widget ini di dalamnya, untuk pengguna blogger widget kalender belum tersedia, oleh karenanya jika Anda ingin menampilkan kalender maka widget satu ini pantas di perhitungkan.

23. Bitty Browser – Menampilkan web browser “mini” pada sidebar blog Anda. Tapi mesti hati-hati sama yang namanya “mini” ada rok mini, metro mini, dan mini-mini yang lainnya…

24. Leafletter – Ini juga sama masih masalah mini, widget ini membuat website mini dan menyimpannya pada blog Anda.

25. WikiSeek – Menampilkan widget untuk pencarian pada Wikipedia.

26. FeedCount – Menampilkan jumlah pengunjung blog Anda melalui banner kecil dan widget ini berhubungan dengan account feedburner Anda.

27. Technorati Link Count – Menampilkan reaksi jumlah link yang menuju blog Anda dari salah satu directory blog terbesar dan terpopuler abad ini… dialaaaaaaah Technoraaaaati. *juara tinju dunia kita* halaaaah.

28. MyPageRank – Inilah cara lain untuk sombong menunjukkan betapa hebat dan bermanfaatnya blog Anda dengan menampilkan Ranking Google atau Google PageRank (PR). Penilaian PR google ini seperti saat kita SD dulu ada rangking 1 sampe 10, bedanya PR yang baik menurut google itu yang lebih besar alias 10, kalo baru satu berarti belum besar-besar amat blog Anda.

29. CheckPageRank – Pilihan lain untuk menampilkan PR blog Anda, namun kelebihannya widget ini menampilkan juga ranking Alexa.

30. Counter Statistic – Bagi Anda yang ingin melihat jumlah pengunjung Anda sehari-hari, maka widget ini adalah salah satu yang menyediakan fasilitas tersebut.

31. Web/Blog Counter – Widget ini datangnya dari Histats.Com yang memungkinkan Anda bisa melacak pengunjung datang dari mana saja, lewat pintu mana saja, dan menghitung jumlah pengunjung blog Anda sehari-hari berapa, referer dari blog mana saja, dan jika melalui search engine semisal google, yahoo, msn menggunakan keyword apa. Jika Anda ingin melihat IP Address pengunjung blog Anda, widget histats ini yang bisa saya rekomendasikan.

 32. BlinkxIt – Widget mantab sangad karena menampilkan banner kecil dibawah setiap postingan blog Anda, ketika banner BlikxIt itu di klik maka keluar mini popup seperti snapshot dan menampilkan video yang berhubungan dengan postingan blog Anda.

33. Skype button – Seperti widget menampilkan status online YM pada blog Anda, widget ini pun hampir sama cuma bedanya status online/offline pada account skype Anda yang ditampilkan.

34. RockYou Horoscope – Saya tidak menganjurkan widget ini pada blogger muslim, soalnya ini berupa ramalan yang sudah jelas-jelas dilarang oleh agama kita sodara-sodara! Konsekuensinya jika Anda percaya ramalan maka 40 hari shalat Anda tidak diterima *mode galak* Heuheu…

35. Bravenet Horoscope – Seperti halnya widget di atas, bravenet pun menyediakan widget horoscope untuk blog Anda.

36. del.icio.us Tagometer – Widget ini menampilkan berapa banyak pengguna del.icio.us membookmark blog Anda.

37. del.icio.us Linkrolls – Widget ini menampilkan bookmark terakhir Anda dari del.icio.us.

38. Timelines – Perlu membuat timeline untuk blog Anda? Maka widget cukup mudah digunakan, hanya perlu memasukan RSS blog Anda lalu memasukkan ukuran lebar dan tingginya.

39. PollDaddy – PollDaddy memberikan Anda kemudahan membuat sebuah poling atau survey interaktif padamu negeri dengan theme yang sangat cantik dan menawan hati tanpa batas waktu yang harus memisahkan antara kita berdua, biar langit dan bumi yang menjadi saksi cinta suci nan tulus kita berdua.

40. Vizu – Pilihan widget lain untuk membuat poling pada blog Anda, kelebihannya widget ini cocok dengan platform blog manapun.

41. AnswerTips – Memperlihatkan jawaban dari Answers.com untuk berbagai macam istilah yang terdapat pada blog Anda *berguna jika pengunjung blog Anda adalah mas tukul*. pis mas… Heuheu.

42. AnswerBoxes – Masih widget dari Answer.Com hanya saja widget ini memberikan kesempatan pada pengunjung blog Anda untuk memasukan istilah yang tidak dimengerti dan mendapat jawaban segala risau hatiku dari Answer.Com.

43. Now Playing – Jika Anda ingin sharing playlist musik yang sedang Anda dengarkan dan ingin agar pengunjung blog Anda juga mendengarkan, nah Signamp menawarkan widget ini, biar signamp yang melakukan trik bagaimana hal itu mungin terjadi.

44. BuzzBoost – Menampilkan headline dari RSS FeedBurner blog Anda pada blog Anda sendiri ataupun blog Anda yang lain atau juga pada blog teman Anda atau mungkin blognya sodara Anda atau juga pada blognya dia, mereka dan dirinya.

45. LibraryThing – Tampilkan buku terakhir yang telah Anda baca wahai kutu buku!

46. Plaxo Address Book – Izinkan pengunjung setia yang telah Anda percayai untuk mengakses buku tamu mereka langsung dari blog Anda.

47. AuctionAds – Widget yang menampilkan pelelangan barang dari eBay, dan memberikan kesempatan pada untuk mendapat persentase *uang denger gitu loh* dengan catatan pengunjung blog Anda membeli barang lelang tersebut.

48. aStore – Hampir mirip dengan AuctionAds di atas, hanya saja widget ini datangnya dari Amazon. Widget ini memungkinkan Anda menampilkan “warung sederhana” tapi jika ada yang beli lewat warung Anda tersebut Anda mendapatkan keuntungan dari Amazon.

49. Deal of The Day – Masih dari Amazon ini merupakan widget paling anyar yang dirilis amazon. Yang menarik dari widget ini adalah diskon besar-besaran yang ditawarkan untuk pengunjung blog Anda. 50. Plazes – Widget ini menampilkan dimana posisi Anda.. Nah widget ini menampilkan lokasi peta dimana kamu berada.

51. Stockalicious – Perlihatkan portfolio Anda dengan widget ini, dan sharing dengan blogger lain. Biar semua orang tahu berapa banyak dana yang telah Anda keluarkan untuk ngeblog. 52. Yahoo! For Good – Widget ini untuk membuat “kotak amal” dan akan didonasikan kepada yang berhak menerimanya. 53. Giftspace – Sahabat ataupun teman blogger akan memberi hadiah di hari Ultah Anda tapi mereka tidak tahu harus membeli hadiah apa yang sekiranya Anda inginkan. Nah melalui widget ini biarkan mereka tahu kado apa yang sebenarnya Anda inginkan.

54. MixMap – Dari widget ini Anda bisa melihat pengunjung profile MySpace Anda dari sebuah Peta.

55. Google Map Widget – Perlihatkan pencarian pada peta google dari blog Anda.

56. Google Video Search – Tampilkan form pencarian video dari video pilihan pada blog Anda.

57. This Day in History – Widget ini menampilkan cuplikan bahwa hari ini ada sejarah apa pada masa lalu.

58. Shoutbox – Fungsi shoutbox adalah untuk menampung pesan singkat teman atau para blogger yang tengah blogwalking
One Riezt
Pengembangan Keterampilan Membaca dalam PIPS


Tugas Mandiri
Diajukan untuk Memenuhi Syarat Mengikuti Ujian Akhir Semester 1
Mata Kuliah: Pendidikan Kewarganegaraan


Disusun oleh:

Risnawati 


Semester/Ruang : 1/326 (A) Malam

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
UNIVERSITAS PAMULANG
2011-2012



KATA PENGANTAR

Puji syukur penyusun haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat dan nikmat-Nyalah penulis dapat menyelesaikan makalah ini untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen pembimbing dengan mata kuliah Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Makalah ini merupakan salah satu upaya dalam memberikan pemahaman tentang pengembangan keterampilan membaca dalam Imu Pengetahuan Sosial. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini cukup sederhana dan untuk kesempurnaan makalah ini, kritik dan saran akan sangat berharga guna perbaikan makalah ini. Terima kasih penulis ucapkan kepada dosen pembimbing mata kuliah dalam penyusunan makalah ini.





Tangerang Selatan, Oktober 2011



Penyusun



i




Daftar Isi

Kata Pengantar..................................................................................i
Daftar Isi...........................................................................................ii

BAB I. Pendahuluan.....................................................1
1.1.Latar belakang Masalah..................................................1
1.2.Rumusan Masalah...........................................................1
1.3.Tujuan............................................................................1
1.4.Manfaat..........................................................................2

BAB II. Pembahasan....................................................3
2.1. Definisi...........................................................................3
2.2. Pengembangan Keterampilan Membaca dalam IPS.........3
2.3 Kesimpulan.....................................................................7

BAB III. Penutup.........................................................8
3.1 Daftar Pustaka................................................................9
3.2 Tanya Jawab (soal).......................................................10


ii




BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar  Belakang Masalah

            Dalam kehidupan sehari-hari kegiatan membaca sering kali kita lakukan dalam waktu luang atau sedang santai, ketika bekerja, ketika belajar, ketika belanja, di jalan-jalan ketika melihat spanduk-spanduk atau bacaan lainnya yang memberikan informasi kepada kita dan lain sebagainya. Namun pernahkah kita menyadari sudah seberapa mahir dan terampil diri kita dalam menguasai atau memahami  bacaan yang sedang dan sudah kita baca. Maka dari itu kita perlu mengembangkan keterampilan membaca, meskipun sejak kita duduk di bangku sekolah dasar telah belajar membaca akan tetapi kita kembali pada hakekat dan tujuan IPS. Salah satu tujuan IPS adalah untuk mempersiapkan warga negara Indonesia agar dapat berpartisipasi dalam hidup di masyarakat, baik dalam masyarakat lokal, nasional, maupun masyarakat dunia. Agar dapat berpartisapasi dalam masyarakat tersebut, seorang warga perlu memiliki kemampuan berupa pengetahuan ( knowledge ), sejumlah keterampilan ( skills ), sikap dan nilai ( attitudes and values ) serta kemampuan berperilaku ( action ) sebagai warga negara. Di sinilah, seseorang memerlukan keterampilan membaca tentang hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat.

1.2 Rumusan Masalah

            Dengan memperhatikan latar belakang tersebut, agar dari penulisan ini kami dapat memperoleh hasil yang diinginkan, maka penyusun mengemukakan mengemukakan beberapa rumusan masalah. Rumusan tersebut adalah “Pengembangan Keterampilan Membaca dalam IPS”.

1.3 Tujuan
   v  Tujuan Pokok:
            Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.
   v  Tujuan Dasar:
a.       Untuk menambah pengetahuan tentang membaca.
b.      Untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diterapkan untuk mengembangkan keterampilan membaca dalam IPS.

1.4 Manfaat
   v  Mahasiswa dapat menambah pengetahuan tentang Ilmu Sosial.
   v  Mahasiswa dapat mengetahui apa saja yang dimaksud sesuai dengan tema yang dibahas.
  


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi

Membaca adalah salah satu keterampilan dalam belajar untuk memperoleh sejumlah pengalaman dan atau pengetahuan, sikap dan keterampilan tertentu. Salah satu bagian penting dari aktivitas belajar adalah mengembangkan suatu kesadaran bagaimana belajar itu terjadi. Dengan kata lain, kita harus membiasakan diri menilai seberapa banyak kita tahu tentang pokok bahasan yang telah kita ketahui atau pelajari dan bagaimana kita belajar ketika kita membaca. Kita harus menganalisis diri sendiri tentang pengetahuan apa yang kita pelajari, analisis ini disebut metakognisi atau kesadaran metakognitif (metacognitive awareness).

2.2 Pengembangan Keterampilan Membaca dalam IPS

Pengembangan yang perlu dipelajari dalam membaca, antara lain:
            
      1.      Pengembangan Keterampilan Pemahaman

Memahami suatu istilah dan atau konsep maka di perlukan keterampilan memahami terhadap bacaan-bacaan yang ada. James Banks (1990) menyebut kemampuan yang dimaksud dengan istilah kesadaran metakognitif  yaitu sering diartikan “mengetahui tentang mengetahui” (knowing about knowing) atau “mengetahui bagaimana untuk mengetahui” (know how to know). Metakognitif  merupakan kesadaran tentang apa yang harus dilakukan untuk belajar. Dengan kesadaran ini maka memungkinkan para pembaca berusaha menentukan apakah mereka telah memahami dan kapan. Kemampuan yang diperlukan agar kemampuan metakognitif ini muncul adalah kemampuan melakukan kontrol (monitoring) pemahaman terhadap isi bacaan.Banks (1990) mengemukakan empat langkah untuk memonitoring adalah sebagai berikut:


1) Kita harus mengetahui kapan kita melakukan dan tidak melakukan sesuatu.
2) Kita harus mengetahui apa yang kita ketahui.
3) Kita harus mengetahui apa yang mereka perlukan untuk mengetahui.
4) Kita harus mengetahui kegunaan teknik-teknik yang membantu kita dalam belajar.


Empat langkah dalam memonitoring  pemahaman membaca ini sangatlah penting karena kesadaran metakognitif perlu adanya monitoring oleh diri sendiri (self-monitoring) dan evaluasi diri (self-evaluation). Kemampuan membaca dalam IPS perlu keterampilan khusus karena bahan bacaannya yang beragam. Jarolimek & Parker (1993) mengemukakan sejumlah keterampilan membaca dalam IPS, sebagai berikut:
Diharapkan siswa IPS adalah pembaca yang mampu:
1)  Membaca secara fleksibel.
2)  Menggunakan judul bab dan subbab sebagai alat bantu membaca.
3)   Menggunakan kunci kontekstual untk mendapatkan makna.
4)  Menyesuaikan kecepatan membaca dengan tujuan.
5) Menduga hubungan sebab-akibat.
6) Menggunakan bahan referensi, bila perlu, untuk memahami istilah kosa kata penting.
7) Mencari data.
8) Menggunakan bagian-bagian buku (seperti indeks, daftar isi, pengantar, dan sebagainya) sebagai alat bantu membaca.
9) Menunjukkan pilihan.
10)  Menempatkan fakta dan menduga ide-ide utama.
11) Membandingkan penjelasan satu dengan yang lainnya.
12)  Mengenal kalimat-kalimat topik.
13)  Menggunakan keterampilan untuk menemukan bahan kepustakaan.

Membaca adalah proses berpikir, dan intinya adalah proses memaknai, yakni merekontruksi makna. Proses pemaknaan ini dilakukan oleh pembaca disesuaikan dengan situasi dan teks yang dibaca. Dengan demikian, membaca merupakan suatu interaksi antara pembaca, teks, dan konteks. Membaca sering juga dikatakan sebagai proses kognitif yang kompleks. Namun, bukan berarti bahwa pekerjaan membaca tidak dapat disederhanakan. Jarolimek dan Parker menyarankan beberapa keterampilan membaca isi buku teks, sebagai berikut:

     1) Memanfaatkan beberapa bagian buku-buku.
Bagian-bagian buku hendaknya dibelajarkan sebagai alat bantu dalam memperoleh informasi. Seperti indeks, daftar isi, pengantar, dan sebagainya.

2) Mengenali kalimat-kalimat topik.
Kalimat topik adalah sesuatu yang penting dalam setiap paragraf karena kalimat ini memberi informasi tentang apakah paragraf tersebut. Adapun yang harus dipelajari siswa:
(1)  Bahwa kalimat topik memberikan informasi tentang apakah paragraf tersebut,
(2) Bahwa kalimat lain dalam paragraf hanya menguraikan, menjelaskan atau mendukung kalimat topik,
(3) Bahwa kalimat topik biasanya, walaupun tidak selalu, adalah kalimat pertama dalam suatu paragraf.

3) Memanfaatkan teknik pengorganisasian buku.
Kita bisa menggunakan bagian-bagian dalam buku, seperti bab, subbab, peta, chart, gambar, tabel, dan pendahuluan yang akan membantu pembaca dalam memahami isi bacaan.

4) Memanfaatkan gambar untuk membantu pemahaman.
Penggunaan alat bantu visual yang paling luas dalam buku adalah gambar, foto, dan ilustrasi. Ini digunakan untuk memperoleh realisme, untuk mengungkapkan pemikiran, untuk mengingat objek yang sebenarnya, singkatnya untuk memberikan pemaknaan dalam belajar. Upaya ini dilakukan karena kata-kata saja tidak cukup dapat menyampaikan pesan atau arti secara akurat, tepat, dan cepat seperti gambar. Pesan yang dibawakan serta materi yang dibahas terdapat sinkronisasi dan sinergisme. Jarolimek (1993) mengemukakan tujuan mendasar dari pembelajaran dengan memanfaatkan alat bantu gambar, misalnya, adalah agar pesan yang disampaikan betul-betul akurat. Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa gambar, foto atau ilustrasi hendaknya disesuaikan dengan tingkat perkembangan atau jenjang usia siswa. Dengan kata lain, alat bantu tersebut hendaknya menjadi media yang dapat mempermudah penyampaian pesan.

   2.  Pengembangan Keterampilan Vokabuler Sosial

Vokabuler atau Vokabularium sosial yang dimaksud di sini adalah semua kata, perbendaharaan kata atau kosa kata yang biasa digunakan dalam IPS. Rendahnya penguasaan vokabuler IPS merupakan salah satu penyebab utama rendahnya pemahaman dan banyaknya kesalahan membaca dalam IPS. Apalagi apabila para penulis menyuguhkan kata-kata yang dirasakan sulit (asing) bagi para pembaca.

Berikut ini adalah jenis kata atau istilah vokabuler sosial yang sering muncul dalam IPS sehingga perlu dikenal.

a.      Istilah teknis, ialah istilah, kata-kata atau ungkapan asing bagi IPS dan biasanya dijumpai ketika membaca. Misal: kapitalisme, monopoli, temperatur dsb.
b.      Istilah figuatif (kiasan), ialah ialah ungkapan yang bersifat metaforis; memiliki konotasi berbeda dari arti harfiah yang digunakan. Misal: perang dingin, pemimpin tangan besi, politik adu domba dsb.
c.       Kata-kata yang berarti ganda ialah kata-kata yang memiliki ejaan sama, tetapi memiliki makna berbeda sesuai konteks. Misal: kamar, kursi, meja hijau dsb.
d.      Istilah-istilah khas untuk suatu wilayah tertentu, ialah ungkapan-ungkapan khusus di suatu wilayah tertentuyang tidak bisa digunakan di tempat lain. Misal: desa, udik, marga dsb.
e.       Kata-kata sama atau hampir sama pengucapannya, ialah kata-kata yang sama atau hampir sama baik ucapan maupun penulisannya namun maknanya berbeda. Misal: malang dengan Kota Malang, KKN (Kuliah Kerja Nyata) dengan KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) dsb.
f.       Akronim, ialah, kata-kata singkatan. Misal: OPEC, ASEAN, DEPDIKNAS dsb.
g.      Istilah-istilah penjumlahan, ialah kata-kata atau istilah yang menunjukan jumlah waktu, ruang, atau objek. Misal: tak lama kemudian, abad, windu, beberapa tahun kemudian dsb.

Menurut Jarolimek & Parker (1993) strategi tepat untuk mengembangkan vokabuler adalah dengan cara menuliskan kata-kata atau istilah kunci pada suatu kalimat dan mendiskusikannya.
Salah satu keterampilan yang sangat berguna dalam membaca buku IPS adalah penggunaan “clue” (petunjuk) dalam konteks. Memperoleh pengertian melalui konteks sangatlah penting dan banyak manfaatnya karena dengan memaknai konteks maka para siswa atau pembaca akan berlatih secara nalar. Proses mengkombinasikan kata atau istilah baru yang telah diketahui artinya dengan cara menyusun sehingga membentuk kata baru dan memaknainya merupakan teknik yang membantu memperkaya vokabuler. Memperoleh pengertian melalui konteks sangatlah penting dan banyak manfaatnya karena memaknai konteks maka para siswa pun akan berlatih membaca secara nalar. Teknik ini sangat berbeda dengan mengartikan kata demi kata secara lepas, tidak dalam konteks. Glosarium tidak memberikan arti kata dan istilah yang sesuai dengan konteks sehingga terjadinya keterbatasan dalam memperkenalkan arti kata dan istilah baru.
Untuk meningkatkan keterampilan dan kemahiran dalam memahami vokabuler sosial hendaknya kita belajar menggunakan berbagai sumber acuan atau referensi. Kegunaan acuan atau rujukan bukan tergantung pada ketersediaannya, tetapi juga pada kemampuan kita memanfaatkannya karena ada beberapa jenis referensi yang memiliki kegunaan yang bersifat multifungsi yang bisa dimanfaatkan secara efisien.
Referensi atau bahan rujukan yang biasa digunakan dalam belajar IPS dapat dikelompokkan  atas beberapa jenis:

Buku, meliputi:
·         Buku teks
·         Buku bacaan tambahan
·         Buku bergambar
·         Biografi
·         Fiksi sejarah
Referensi khusus, mencakup:
·         Ensiklopedia
·         Peta dan Globe
·         Atlas
·         Kamus
·         Almanak dunia
·         Chart dan grafik
·         Buku tahunan
·         Lembaran negara
Bahan-bahan serbaneka, antara lain:
·         Buku atau koran iklan
·         Majalah
·         Resep makanan
·         Buku telepon dan petunjuk
·         Buku panduan pariwisata



2.3 Kesimpulan

Membaca adalah salah satu keterampilan dalam belajar untuk memperoleh sejumlah pengalaman dan atau pengetahuan, sikap dan keterampilan tertentu. Membaca adalah proses berpikir, dan intinya adalah proses memaknai, yakni merekontruksi makna. Membaca sering juga dikatakan sebagai proses kognitif yang kompleks. Namun, bukan berarti bahwa pekerjaan membaca tidak dapat disederhanakan. Untuk dapat menjadi warga negara yang bisa berpartisipasi dalam masyarakat maka perlu adanya pembelajaran pengembangan keterampilan membaca tentang hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat. Adapun pengembangan keterampilan yang perlu dipelajari dalam membaca, antara lain:

       1.      Pengembangan Keterampilan Pemahaman
Yaitu melalui proses kesadaran (metakognitif) dengan cara melakukan kontrol (memonitoring) pemahaman terhadap isi bacaan. Kesadaran metakognitif ini memerlukan adanya monitoring oleh diri sendiri (self-monitoring) dan evaluasi diri (self-evaluation).

       2.      Pengembangan Keterampilan Vokabuler Sosial
Vokabuler di sini maksudnya adalah semua kata, perbendaharaan kata atau kosa kata yang biasa digunakan dalam IPS. Dikembangkan dengan mengelompokkan jenis vokabuler dan melalui proses penggunaannya dalam  konteks bukan dengan glosarium saja.

Jarolimek dan Parker menyarankan beberapa keterampilan membaca isi buku teks, sebagai berikut:
a.       Memanfaatkan beberapa bagian buku-buku.
b.      Mengenali kalimat-kalimat topik.
c.       Memanfaatkan teknik pengorganisasian buku.
d.      Memanfaatkan gambar untuk membantu pemahaman.

Dengan pembelajaran pengembangan keterampilan membaca tersebut, dapat membantu kita berpartisipasi lebih baik di dalam masyarakat luas.


BAB III
PENUTUP

Demikian yang dapat penyusun paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Penyusun banyak berharap para pembaca yang budiman dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penyusun demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan - kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penyusun pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.




Tangerang Selatan, Oktober 2011



Penyusun





DAFTAR PUSTAKA

·         Supriyadi M. Ed Prof. Dr. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial



2.4  Tanya Jawab

Soal/Pertanyaan:

1.      Apa yang dimaksud dengan membaca?
2.      Mengapa kita harus mengembangkan keterampilan membaca?
3.  Sebutkan dan jelaskan pengembangan keterampilan apa saja yang perlu dipelajari dalam membaca!
4.      Apa yang dimaksud dengan istilah kesadaran metakognitif dan jelaskan bagaimana kesadaran ini bisa terjadi?
5.    Bagaimana keterampilan belajar untuk meningkatkan kemampuan membaca menurut Jarolimek & Parker? Jelaskan!
6.      Sebutkan hal apa saja yang harus dipelajari siswa dalam mengenali kalimat-kalimat topik!
7.      Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis vokabuler sosial!
8.   Apa yang dimaksud dengan pengertian ‘keterampilan vokabuler melalui penggunaan konteks’ dan ‘keterampilan vokobuler melalui glosarium’?
9.     Jelaskan mengapa memperoleh pengertian melalui konteks lebih mudah membantu memperkaya vokabuler dibandingkan melalui glosarium!
10. Kemampuan apa saja yang diharapkan dapat diperoleh siswa IPS dalam mempelajari pengembangan keterampilan membaca?
11.  Sebutkan langkah-langkah untuk memonitoring terhadap isi bacaan menurut Banks!

Jawaban:

1.      Membaca adalah salah satu keterampilan dalam belajar untuk memperoleh sejumlah pengalaman dan atau pengetahuan, sikap dan keterampilan tertentu.

2.       Karena agar kita ( Warga Negara Indonesia ) dapat berpartisipasi dalam hidup di masyarakat, baik dalam masyarakat lokal, nasional, maupun masyarakat dunia. Tentunya agar dapat berpartisapasi dalam masyarakat tersebut, seorang warga perlu memiliki kemampuan berupa pengetahuan (knowledge), sejumlah keterampilan (skills), sikap dan nilai (attitudes and values) serta kemampuan berperilaku (action) sebagai warga negara. Oleh karena itu kita perlu mengembangkan keterampilan membaca tentang hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat.


3.      Pengembangan Keterampilan yang perlu dipelajari dalam membaca, antara lain:
a.       Pengembangan Keterampilan Pemahaman
Yaitu melalui proses kesadaran (metakognitif) dengan cara melakukan kontrol (memonitoring) pemahaman terhadap isi bacaan. Kesadaran metakognitif ini memerlukan adanya monitoring oleh diri sendiri (self-monitoring) dan evaluasi diri (self-evaluation).
b.      Pengembangan Keterampilan Vokabuler Sosial
Vokabuler di sini maksudnya adalah semua kata, perbendaharaan kata atau kosa kata yang biasa digunakan dalam IPS. Dikembangkan dengan mengelompokkan jenis vokabuler dan melalui proses penggunaannya dalam  konteks bukan dengan glosarium saja.

4.      Metakognitif  yaitu sering diartikan “mengetahui tentang mengetahui” (knowing about knowing) atau “mengetahui bagaimana untuk mengetahui” (know how to know). Metakognitif  merupakan kesadaran tentang apa yang harus dilakukan untuk belajar.

5.      Keterampilan membaca menurut Jarolimek & Parker:
a.       Memanfaatkan beberapa bagian buku-buku.
Bagian-bagian buku hendaknya dibelajarkan sebagai alat bantu dalam memperoleh informasi. Seperti indeks, daftar isi, pengantar, dan sebagainya.

b.      Mengenali kalimat-kalimat topik.
Kalimat topik adalah sesuatu yang penting dalam setiap paragraf karena kalimat ini memberi informasi tentang apakah paragraf tersebut

c.       Memanfaatkan teknik pengorganisasian buku.
Kita bisa menggunakan bagian-bagian dalam buku, seperti bab, subbab, peta, chart, gambar, tabel, dan pendahuluan yang akan membantu pembaca dalam memahami isi bacaan.

d.      Memanfaatkan gambar untuk membantu pemahaman.
Penggunaan alat bantu visual yang paling luas dalam buku adalah gambar, foto, dan ilustrasi. Ini digunakan untuk memperoleh realisme, untuk mengungkapkan pemikiran, untuk mengingat objek yang sebenarnya, singkatnya untuk memberikan pemaknaan dalam belajar.

6.      Yang harus dipelajari siswa dalam mengenali kalimat-kalimat topik:
a.       Bahwa kalimat topik memberikan informasi tentang apakah paragraf tersebut,
b.      Bahwa kalimat lain dalam paragraf hanya menguraikan, menjelaskan atau mendukung kalimat topik,
c.       Bahwa kalimat topik biasanya, walaupun tidak selalu, adalah kalimat pertama dalam suatu paragraf.

7.      Jenis-jenis vokabuler sosial:
a.       Istilah teknis, ialah istilah, kata-kata atau ungkapan asing bagi IPS dan biasanya dijumpai ketika membaca.
b.      Istilah figuatif (kiasan), ialah ialah ungkapan yang bersifat metaforis; memiliki konotasi berbeda dari arti harfiah yang digunakan.
c.       Kata-kata yang berarti ganda ialah kata-kata yang memiliki ejaan sama, tetapi memiliki makna berbeda sesuai konteks.
d.      Istilah-istilah khas untuk suatu wilayah tertentu, ialah ungkapan-ungkapan khusus di suatu wilayah tertentuyang tidak bisa digunakan di tempat lain.
e.       Kata-kata sama atau hampir sama pengucapannya, ialah kata-kata yang sama atau hampir sama baik ucapan maupun penulisannya namun maknanya berbeda.
f.       Akronim, ialah, kata-kata singkatan.
g.      Istilah-istilah penjumlahan, ialah kata-kata atau istilah yang menunjukan jumlah waktu, ruang, atau objek.

8.      Keterampilan vokabuler melalui penggunaan konteks: Proses mengkombinasikan kata atau istilah baru yang telah diketahui artinya dengan cara menyusun sehingga membentuk kata baru dan memaknainya.
Keterampilan vokobuler melalui glosarium: mengartikan kata demi kata secara lepas, tidak dalam konteks.

9.      Karena memaknai konteks maka para siswa pun akan berlatih membaca secara nalar. Teknik ini sangat berbeda dengan mengartikan kata demi kata secara lepas, tidak dalam konteks. Glosarium tidak memberikan arti kata dan istilah yang sesuai dengan konteks sehingga terjadi keterbatasan dalam memperkenalkan arti kata dan istilah baru.

10.  Diharapkan siswa IPS adalah pembaca yang mampu:
a.       Membaca secara fleksibel.
b.      Menggunakan judul bab dan subbab sebagai alat bantu membaca.
c.       Menggunakan kunci kontekstual untk mendapatkan makna.
d.      Menyesuaikan kecepatan membaca dengan tujuan.
e.       Menduga hubungan sebab-akibat.
f.       Menggunakan bahan referensi, bila perlu, untuk memahami istilah kosa kata penting.
g.      Mencari data.
h.      Menggunakan bagian-bagian buku (seperti indeks, daftar isi, pengantar, dan sebagainya) sebagai alat bantu membaca.
i.        Menunjukkan pilihan.
j.        Menempatkan fakta dan menduga ide-ide utama.
k.      Membandingkan penjelasan satu dengan yang lainnya.
l.        Mengenal kalimat-kalimat topik
m.    Menggunakan keterampilan untuk menemukan bahan kepustakaan.

11.  Empat langkah untuk memonitoring menurut Banks adalah sebagai berikut:
a.       Kita harus mengetahui kapan kita melakukan dan tidak melakukan sesuatu.
b.      Kita harus mengetahui apa yang kita ketahui.
c.       Kita harus mengetahui apa yang mereka perlukan untuk mengetahui.
d.      Kita harus mengetahui kegunaan teknik-teknik yang membantu kita dalam belajar.